Latar Belakang: Menarche merupakan peristiwa penting dalam perkembangan remaja putri yang sering menimbulkan kecemasan dan ketidaksiapan apabila tidak didukung pengetahuan yang memadai. Hasil pengamatan awal di SD Inpres 1 Tanamodindi menunjukkan sebagian siswi belum memahami perubahan yang terjadi saat menarche dan belum siap menghadapinya. Kurangnya pengetahuan tentang menstruasi dapat berdampak pada kesiapan mental serta perilaku menjaga kebersihan organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada remaja putri di SD Inpres 1 Tanamodindi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan desain analitik korelasional. Populasi dalam penelitian sebanyak 70 remaja putri dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 59 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden dengan kategori pengetahuan cukup baik sebanyak 29 responden (49,2%) remaja putri yang siap menghadapi menarche sebanyak 23 responden (79,3%), serta yang tidak siap menghadapi menarche sebanyak 6 responden (20,7%), hasil penelitian dari 59 responden menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,001 atau p<0,05. Simpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada remaja putri di SD Inpres 1 Tanamodindi. Semakin baik pengetahuan diri seseorang makan semakin siap pula menghadapi menarche. Saran: Diperlukan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi sejak dini serta penelitian lanjutan untuk mengkaji faktor lain yang memengaruhi kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche.
Copyrights © 2026