KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
Vol. 6 No. 3 (2026)

KERAGAMAN BUDAYA DAN TEORI BUDAYA ORGANISASI

Feni Husnul Fatimah (Universitas Islam Batang Hari)
Nur Alip (Dinas Pendidikan Provinsi Jambi)
Sukatin Sukatin (Universitas Islam Batang Hari)
Zul Qarnain (Universitas Islam Batang Hari)



Article Info

Publish Date
11 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Cultural diversity has become an inseparable characteristic of modern organizations due to globalization, workforce mobility, and increasing cross-cultural interactions. While diversity promotes creativity, innovation, and organizational adaptability, it may also create communication barriers and workplace conflicts if not properly managed. This study aims to analyze cultural diversity, organizational culture, organizational culture theories, and their implications for organizational behavior through a literature review approach. The study employed a narrative literature review by analyzing scientific articles, books, and research reports published between 2021 and 2025, complemented by seminal literature. Data were analyzed using content analysis involving identification, selection, synthesis, and interpretation of relevant studies. The findings indicate that organizational culture serves as a system of shared values guiding organizational members' behavior, whereas cultural diversity significantly influences communication, leadership, teamwork, innovation, job satisfaction, and organizational commitment. Edgar H. Schein's theory explains organizational culture through artifacts, espoused values, and basic assumptions, while Hofstede's theory explains cultural differences through national cultural dimensions influencing workplace behavior. The review further indicates that organizations with inclusive organizational cultures demonstrate stronger adaptability, innovation, and competitiveness than organizations that fail to manage cultural diversity effectively. Therefore, adaptive leadership and diversity management are essential for organizational effectiveness.   ABSTRAK Keragaman budaya merupakan karakteristik yang tidak dapat dipisahkan dari organisasi modern akibat globalisasi, mobilitas tenaga kerja, dan meningkatnya interaksi lintas budaya. Keberagaman tersebut membawa peluang berupa meningkatnya kreativitas, inovasi, dan kemampuan organisasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan, namun juga berpotensi menimbulkan konflik, hambatan komunikasi, dan penurunan efektivitas organisasi apabila tidak dikelola secara tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep keragaman budaya, budaya organisasi, teori budaya organisasi, serta implikasinya terhadap perilaku organisasi melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku referensi, dan hasil penelitian yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021-2025 serta beberapa literatur klasik yang masih relevan. Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, seleksi, sintesis, dan interpretasi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi berfungsi sebagai sistem nilai yang mengarahkan perilaku anggota organisasi, sedangkan keragaman budaya menjadi faktor strategis yang memengaruhi komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, inovasi, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi. Teori Edgar H. Schein menjelaskan budaya organisasi melalui tiga tingkatan, yaitu artefak, nilai yang dianut, dan asumsi dasar, sedangkan teori Hofstede menjelaskan perbedaan budaya melalui dimensi budaya nasional yang memengaruhi perilaku kerja. Sintesis berbagai penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang mampu mengembangkan budaya organisasi yang inklusif memiliki kemampuan adaptasi, kreativitas, dan daya saing yang lebih tinggi dibandingkan organisasi yang gagal mengelola keberagaman budaya. Oleh karena itu, kepemimpinan yang adaptif serta strategi pengelolaan keberagaman menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi.

Copyrights © 2026