Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan layanan klasikal edukasi etika digital dalam mengurangi perilaku cyberbullying siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pretest-posttest with control group design. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan intervensi layanan klasikal edukasi etika digital, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Teknik analisis data menggunakan Z-test dan Wilcoxon Matched Pairs SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan perilaku cyberbullying sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok eksperimen. Dengan demikian, layanan klasikal edukasi etika digital efektif dalam menurunkan perilaku cyberbullying siswa
Copyrights © 2026