PHBS merupakan komponen penting promosi kesehatan masyarakat, terutama bagi anak usia sekolah. Namun, penerapannya pada anak usia sekolah di wilayah pesisir berisiko DBD masih belum optimal, sehingga meningkatkan kerentanan penyakit berbasis lingkungan. Kegiatan pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dan demonstrasi PHBS terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 6 Karangtalun, Kabupaten Cilacap. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui edukasi interaktif dengan pre-test dan post-test yang melibatkan 35 siswa. Materi yang disampaikan meliputi cara mencuci tangan yang benar, kebersihan gigi dan mulut, dan pencegahan DBD dengan 3M Plus. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 78,7% pada pre-test menjadi 89,8% pada post-test dengan selisih 11,1 poin. Jumlah siswa pada kategori baik meningkat dari 20 siswa menjadi 27 siswa, dan tidak ada siswa tersisa pada kategori kurang setelah intervensi. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa edukasi dan demonstrasi PHBS secara interaktif efektif meningkatkan pengetahuan siswa di wilayah pesisir.
Copyrights © 2026