Latar belakang: Literasi gizi kader Posyandu penting untuk mendukung pemberian makanan selingan yang sesuai bagi balita. Pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi pilihan yang bergizi, terjangkau, dan mudah diterapkan. Tujuan: Meningkatkan literasi gizi kader Posyandu melalui edukasi dan praktik olahan pangan lokal untuk balita. Metode: Kegiatan diikuti oleh 20 kader Posyandu di Desa Pasar VI Kualanamu. Pelaksanaan meliputi edukasi, diskusi, praktik pengolahan pangan lokal, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipasi. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Rata-rata skor meningkat dari 54,2 menjadi 82,6. Setelah pelatihan, 80% peserta berada pada kategori baik dan sangat baik. Seluruh kader mengikuti kegiatan hingga selesai, 90% aktif dalam praktik, 80% terlibat dalam diskusi, dan 70% mampu menjelaskan kembali materi. Kesimpulan: Edukasi dan praktik olahan pangan lokal dapat meningkatkan literasi gizi serta keterlibatan kader Posyandu dalam mendukung edukasi makanan selingan bagi balita.
Copyrights © 2026