Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

KECEMASAN PANDEMI COVID-19 DALAM KEIKUTSERTAAN POSYANDU DI KELURAHAN PEKAN TANJUNG MORAWA TAHUN 2020 Juneris Aritonang; Surya Anita; Sinarsi Sinarsi; Wilda Wahyuni Siregar
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i1.1426

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai pandemi, dan telah diberlakukannya upaya-upaya dalam pencegahan penyebaran. Dilaporkan kondisi tersebut dapat juga berpengaruh terhadap pelayanan posyandu diantaranya pengukuran tumbuh kembang dan imunisasi. Pelayanan posyandu khususnya pemberian imunisasi tidak berjalan dengan lancar pada masa pandemi ini, hal ini disebabkan adanya rasa kecemasan, ketakutan membawa bayi atau balitanya membawa ke kegiatan posyandu. Begitu juga dengan petugas kesehatan tidak sedikit merasa ragu-ragu dalam melaksanakan pelayanan posyandu di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskripstif untuk melihat kecemasan ibu dalam membawa bayi-balitanya ke posyandu di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa di pandemi Covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi-balita di Lingkungan V sebesar 63 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan data yang diperoleh dianalisa dengan secara univariat.. Hasil penelitian didapati Tingginya kecemasan pandemi covid-19 dalam keikutsertaan posyandu di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa Tahun 2020. Perlu dilakukan inovasi terkait terciptanya posyandu yang aman di tengah pandemic sesuai dengan petunjuk teknis, selain itu butuh dilakukan promosi kesehatan menggunakan pendekatan interpersonal
HUBUNGAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI POLI KIA DENGAN KEAKTIFAN IBU MEMERIKSAKAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS HELVETIA MEDAN Surya Anita; Friska Sitorus; Dewi Bancin
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v15i1.209

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil merupakan salah satu kelompok khusus yang rentan terkena virus Covid-19.Selama hamil terjadi penurunan kekebalan parsial, sehingga mengakibatkan ibu hamil lebih rentan terhadap infeksi virus. Infeksi Covid 19 begitu mengkhawatirkan terhadap ibu hamil. Namun sampai saat ini pengetahuan tentang infeksi Covid 19 dalam kehamilan masih terbatas, sehingga banyak ibu hamil yang memilih mengurangi kunjungan kehamilannya ke fasilitas kesehatan dikarenakan takut terpapar Covid 19 (Dwiki, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan protokol kesehatan di fasilitas pelayanan KIA dengan keaktifan ibu memeriksakan kehamilan di Puskesmas Helvetia MedanTahun 2022.Metode : Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III  yang berjumlah 136 orang dengan sampel menggunakan metode total sampling yaitu sebanyak 136 orang. Pengumpulan data menggunakan koesioner. Analisi data adalah univariat dan bivariat.Hasil : Analisis univariat diperoleh penerapan protocol kesehatan menunjukan bahwa dari 136 orag ibu hamil terdapat 62 orang yang kurang menerapkan protokol kesehatan, sedangkan yang tidak aktif kunjungan ulang selama kehamilan 85 orang atau 62,5%. Analisis uji chi square yang dilakukan diperoleh P Value (0,015)< a(0,05).Simpulan : Maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penerapan protokol kesehatan dengan keaktifan ibu memeriksakan kehamilan di puskesmas helvetia medan
POLA MAKAN IBU HAMIL DAN KETERKAITANNYA DENGAN KEJADIAN BBLR DI KLINIK NIAR KECAMATAN PATUMBAK DELI SERDANG Surya Anita; Dewi R Bancin; Friska Sitorus; Juniarsih Juniarsih
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i1.2127

Abstract

BBLR adalah bayi dengan berat lahir rendah atau kurang dari 2500 gram, berat badan lahir merupakan predictor yang baik untuk pertumbuhan bayi dan kelangsungan hidupnya. Seorang bayi yang cukup bulan pada umumnyalahir dengan berat badan 2500 gran atau lebih. BBLR merupakan salah satu factorresiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal, Angka kejadian dan kematian BBLR akibat komplikasi seperti asfiksia, infeksi, hipotermia, hiperbilirubinemia masih tinggi (Indrayani, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungannya antara pola makan ibu selama hamil dengan kejadian BBLR dengan jenis penelitian observasional analitik dan deaign penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini 62 orang yang terdiri dari ibu nifas yang melahirkan BBLR maupun tidak, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan antar pola makan ibu selama hamil dengan kejadian BBLR dimana nilai PValue (0,04), penelitian ini merekomendasikan agar setiap ibu hamil selalu memperhatikan makanan yang dikonsumsi baik dari jumlah, jenis dan frekuensinya dan kepada petugas kesehatan untuk selalu memberikan promosi kesehatan tentang gizi untuk ibu selama kehamilan
PERAN BIDAN TERHADAP PEMAHAMAN IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF DI DESA TANJUNG MORAWA B DELI SERDANG Friska Sitorus; Dewi R Bancin; Surya Anita
Jurnal Reproductive Health Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v6i2.2611

Abstract

The understanding of pregnant women about exclusive breastfeeding as evidenced by Exclusive breastfeeding is breastfeeding from birth until the child is 6 months old. During this period children are not expected to get additional fluids, such as formula milk, lemon juice, tea water, honey, and plain water. In exclusive breastfeeding, children are also not given additional food such as bananas, biscuits, rice porridge, teams, and so on. Exclusive breastfeeding for up to 6 months can meet the needs of children, and requires additional food at the age of over 6 months (Maryunani, 2012). The role of midwives in promoting exclusive breastfeeding can be started from the time the mother is pregnant. When pregnant women check their pregnancies, pregnant women will get information about the benefits of breastfeeding and how to successfully breastfeed when their babies are born (Atik, 2016). The role of a good midwife will increase a good understanding for pregnant women about exclusive breastfeeding 37.9%, and there is an influence between the role of midwives and the value of PV value 0.003. Pregnant women make antenatal care visits at least 4 times during pregnancy to the midwife or to the nearest health facility so that they get clear information about exclusive breastfeeding. For health workers to be more intensive in conducting home visits to check on mothers' pregnancies as well as providing counseling on exclusive breastfeeding.
BOOSTER NIRA KELAPA MIX JERUK BRASTAGI DAN METODE AMENORHOE LAKTASI KETERKAITANNYA DENGAN PRODUKSI ASI Surya Anita; Julia Siahaan; Christina Roos Etty Nainggolan
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 10 No. 1 (2026): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early breastfeeding is highly recommended because it provides many health benefits for both mother and baby. From birth, babies are equipped with life reflexes to sustain their lives. Within the first hour, babies will learn to breastfeed or get used to sucking on the nipple, preparing the mother to start producing colostrum. Unrestricted access to mother-baby bonding and unlimited breastfeeding frequency in the first few days after delivery are crucial for ensuring adequate breast milk supply for the baby. Exclusive breastfeeding coverage in Indonesia is still at 54.3%, while the target for 2024 is 80%. In North Sumatra, exclusive breastfeeding coverage in 2024 is still at 66.42%. This study is a quasi-experimental quantitative study using a case-control approach, which aims to test the effectiveness of a coconut milk breast milk booster mixed with Brastagi orange, which is a local food product from North Sumatra. The results of this study indicate that there is a significant relationship between the administration of coconut sap mixed with Brastagi orange breast milk booster and the application of the Lactational Amenorrhea Method (LAM) on increasing breast milk production in postpartum mothers. The Chi-square test shows a value of p = 0.013, which means that the relationship between the intervention and breast milk production is statistically significant (p < 0.05). The Odds Ratio (OR) value of 0.10 indicates that postpartum mothers who were given the coconut sap mixed with Brastagi orange booster had a lower risk of low breast milk production compared to those who did not receive the booster.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN METODE PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Surya Anita; Friska Sitorus; Dewi R Bancin; Rut Enjelika; Yuni Fadilla
Jurnal Reproductive Health Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v11i1.6419

Abstract

Latar belakang: Hubungan seks pranikah adalah permasalahan yang sangat serius karena intensitasnya semakin meningkat seiring dengan meningkatnya toleransi masyarakat terhadap perilaku menyimpang tersebut. . Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan metode peer group terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi Metode: Desain penelitian eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan metode peer group terhadap pengetahuan (p-value = 0,000 < α = 0,05) dan sikap (p-value = 0,017 < α = 0,05) remaja tentang kesehatan reproduksi. Pendekatan kelompok sebaya sangat bermakna secara kolektif, komunikasi menjadi lebih lancar dan terjadi perubahan sikap di kalangan siswa terhadap kesehatan reproduksi. Selain itu proses tukar piklira juga dapat berjalan lebih lancar karena perasaan malu untuk bertanya tidak terlalu besar
PENINGKATAN LITERASI GIZI KADER POSYANDU MELALUI PRAKTIK OLAHAN PANGAN LOKAL UNTUK BALITA Surya Anita; Dewi R Bancin; Friska Sitorus; Rut Enjelika; Yuni Fadilla
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6447

Abstract

Latar belakang: Literasi gizi kader Posyandu penting untuk mendukung pemberian makanan selingan yang sesuai bagi balita. Pemanfaatan pangan lokal dapat menjadi pilihan yang bergizi, terjangkau, dan mudah diterapkan. Tujuan: Meningkatkan literasi gizi kader Posyandu melalui edukasi dan praktik olahan pangan lokal untuk balita. Metode: Kegiatan diikuti oleh 20 kader Posyandu di Desa Pasar VI Kualanamu. Pelaksanaan meliputi edukasi, diskusi, praktik pengolahan pangan lokal, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipasi. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Rata-rata skor meningkat dari 54,2 menjadi 82,6. Setelah pelatihan, 80% peserta berada pada kategori baik dan sangat baik. Seluruh kader mengikuti kegiatan hingga selesai, 90% aktif dalam praktik, 80% terlibat dalam diskusi, dan 70% mampu menjelaskan kembali materi. Kesimpulan: Edukasi dan praktik olahan pangan lokal dapat meningkatkan literasi gizi serta keterlibatan kader Posyandu dalam mendukung edukasi makanan selingan bagi balita.
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARTICIPATION IN PREGNANT WOMEN’S CLASSES AND AWARENESS OF DANGER SIGNS DURING PREGNANCY AT MARTUBUNG HEALTH CENTER Friska Sitorus; Dewi R Bancin; Surya Anita; Listerida Saragih; Ria Lestari
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kehamilan dimulai dari konsepsi hingga kelahiran bayi, dengan durasi kehamilan yang normal sekitar 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari). Ibu Hamil adalah individu yang sedang menjalani tahap pembuahan untuk meneruskan keturunan. Tujuan: untuk mengeksplorasi hubungan antara pemanfaatan kelas bagi ibu hamil dengan perilaku mereka terhadap tanda-tanda bahaya selama kehamilan di area kerja Puskesmas Martubung. Metode: penelitian ini kuantitatif, menggunakan desain deskriptif korelasional dan dilaksanakan di lingkungan kerja Puskesmas Martubung, dimulai dari bulan Desember 2024 sampai Januari 2025. Populasi yang diteliti terdiri dari semua ibu hamil yang berpartisipasi dalam kelas ibu hamil di Puskesmas Martubung, sebanyak 143 ibu hamil. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang menghasilkan total 77 peserta. Setelah menerapkan uji statistik dengan Uji Chi Square, diperoleh hasil p=0.001 (<0.05), yang menunjukkan adanya hubungan antara pemanfaatan kelas ibu hamil dan perilaku terhadap tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Martubung. Saran: agar para peserta kelas ibu hamil meningkatkan keaktifan mereka dalam kelas, khususnya dalam hal kedisiplinan waktu, karena kelas tersebut sangat berperan dalam mempersiapkan ibu hamil menghadapi proses persalinan.
HUBUNGAN PILATES DAN HIPNOTERAPY DENGAN PROSES PERSALINAN PADA DI DESA PASAR VI KUALANAMU DELI SERDANG Friska Sitorus; Surya Anita; Yuni Fadillah; Rut Enjelika
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Terapi komplementer yang diberikan pada ibu hamil dalam penelitian ini yaitu gabungan dari Pilates dan Hipnoterapi, penggunaan terapi komplementer ini sebagai upaya untuk ibu -ibu hamil malaui proses persalinan normal Tujuan: Untuk mengetahui adakah hubungan pilates dan hipnoterapi dengan proses persalinan Metode: Penelitian ini penelitian dengan desain kasus kontrol dengan jumlah sampel penelitian 24 orang  Data dianalisis dengan Univariat dan Bivariat, untuk Bivariat menggunakan uji Chi Square dan membaca Odd Ratio Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang melakukan metode Pilates, dan Hipnoterapi memiliki peluang 6 kali lebih besar untuk mengalami persalinan normal dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak melakukan metode tersebut (OR = 6, p < 0,05). Hal ini berarti intervensi Pilates dan Hipnoterapi efektif dalam meningkatkan kemungkinan persalinan normal. Odds Ratio yang tinggi mencerminkan adanya hubungan kuat antara penerapan Pilates dan Hipnoterapi dengan keberhasilan persalinan normal Kesimpulan:  Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Pilates dan Hipnoterapi secara signifikan meningkatkan kemungkinan persalinan normal hingga enam kali lipat. Temuan ini sejalan dengan teori-teori yang ada dan penelitian sebelumnya, serta menawarkan intervensi non-farmakologis yang menjanjikan untuk mendukung persalinan normal.