Jurnal ABDIMAS MUTIARA
Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)

PENDAMPINGAN PIJAT LAKTASI PADA IBU NIFAS UNTUK MENDUKUNG KELANCARAN PRODUKSI ASI DAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

Ronni Naudur Siregar (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Elisa Silvia Aritonang (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Juneris Aritonang (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Etti Zebua (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)
Erik Venesia Hulu (Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 20123, Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2026

Abstract

Latar belakang: Masa nifas merupakan periode penting bagi keberhasilan pemberian ASI, namun sebagian ibu mengalami produksi ASI yang tidak lancar sehingga berisiko memberikan susu formula sejak dini dan menghambat pencapaian ASI eksklusif. Pijat laktasi dapat membantu merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, memberikan efek relaksasi, memperlancar pengeluaran ASI, serta mengurangi risiko pembengkakan payudara pada ibu nifas Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas melalui edukasi dan praktik pijat laktasi untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI di PMB Ronni Naudur Siregar Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Metode:Kegiatan diikuti oleh 20 ibu nifas di PMB Ronni Naudur Siregar Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi mengenai ASI dan pijat laktasi, diskusi, demonstrasi, serta praktik langsung teknik pijat laktasi untuk membantu meningkatkan kelancaran produksi ASI. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi keterampilan peserta, kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil: Sebelum diberikan pijat laktasi, sebanyak 7 dari 10 ibu nifas (70%) pada kelompok intervensi mengalami produksi ASI tidak lancar. Setelah diberikan pijat laktasi, sebanyak 9 dari 10 ibu nifas (90%) mengalami produksi ASI lancar, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi perubahan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,014 (p < 0,05), yang berarti pijat laktasi berpengaruh signifikan terhadap kelancaran produksi ASI. Kesimpulan: Edukasi dan praktik pijat laktasi dapat meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas serta menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAM

Publisher

Subject

Chemistry Computer Science & IT Medicine & Pharmacology Nursing Other

Description

Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian ...