Sampah organik dapur merupakan penyumbang terbesar limbah rumah tangga yang masih belum dimanfaatkan secara optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu upaya pengelolaan yang sederhana dan berkelanjutan adalah mengolah sampah organik menjadi ekoenzim melalui proses fermentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik dapur menjadi ekoenzim sebagai solusi ramah lingkungan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah organik. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, pre-test, penyuluhan, demonstrasi dan praktik pembuatan ekoenzim, post-test, serta evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pengelolaan sampah organik dan proses pembuatan ekoenzim. Peserta juga memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan menyatakan kesediaan untuk menerapkan pembuatan ekoenzim secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik dapur menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026