KUB Kepodang Topo mengembangkan UPJA sebagai bagian dari penerapan pertanian korporasi berbasis mekanisasi namun, pemanfaatan layanan UPJA belum digunakan secara berkelanjutan oleh seluruh petani padi di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik petani: umur, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, pendapatan, dan luas lahan terhadap persepsi petani mengenai manfaat layanan UPJA pada KUB Kepodang Topo di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 - Juni 2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen utama. Persepsi petani diukur menggunakan skala likert (1-5) berdasarkan tiga indikator utama: peningkatan pendapatan dan taraf hidup, peningkatan kualitas dan kuantitas hasil produksi, serta efisiensi waktu dan biaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah 60 responden. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh karakteristik petani berpengaruh signifikan terhadap persepsi manfaat layanan UPJA. Secara parsial pendapatan dan luas lahan berpengaruh signifikan, Â sedangkan umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman bertani tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 0,772 menunjukkan bahwa 77,2% variasi persepsi petani terhadap manfaat layanan UPJA dijelaskan oleh karakteristik petani. Temuan ini menunjukkan bahwa pendapatan dan penguasaan lahan merupakan faktor utama yang membentuk persepsi petani terhadap manfaat layanan UPJA.
Copyrights © 2026