Pengetahuan gizi seimbang sangat penting bagi siswa dalam menentukan konsumsi makanan sehat yang memengaruhi status gizi mereka. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dan status gizi anak usia 11–13 tahun. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 35 siswa kelas 6 SDN Nagasari III Karawang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan serta pengukuran antropometri, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan mayoritas siswa memiliki pengetahuan gizi kurang (68,6%) dan status gizi normal (74,3%). Uji statistik menemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan gizi seimbang dan status gizi siswa pada taraf 5% (p = 0,053; r = 0,330), namun menunjukkan adanya kecenderungan arah hubungan yang positif. Kesimpulannya, meskipun tidak signifikan secara statistik, penguatan edukasi gizi seimbang di lingkungan sekolah tetap diperlukan sebagai langkah preventif guna meningkatkan pemahaman mandiri siswa dalam menjaga status gizi yang optimal.
Copyrights © 2026