Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan global, dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi. Keberhasilan terapi tuberkulosis sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara teratur, di mana tingkat pengetahuan pasien terbukti memiliki hubungan terhadap kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Ngagel Rejo Surabaya. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross-sectional, dengan teknik time limited sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan April – Mei 2025 dan didapatkan 23 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan dianalisis menggunakan uji chi-square. Karakteristik pasien menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (52%), berusia 50–59 tahun (39,1%), berpendidikan SMA (52%), serta sebagian besar bekerja sebagai pegawai swasta (39%). Hasil analisis menunjukkan 52,2% responden memiliki pengetahuan tinggi dan 56,5% memiliki kepatuhan yang baik terhadap pengobatan. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat tuberkulosis (p = 0,001), di mana semakin tinggi pengetahuan pasien, semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien.
Copyrights © 2026