Tradisi turun mandi atau karek abuak anak merupakan salah satu ritual adat yang masih dipertahankan oleh masyarakat Minangkabau sebagai bagian dari siklus kehidupan seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik dan nilai budaya yang terkandung dalam prosesi tradisi turun mandi berdasarkan sumber pustaka primer dan sekunder. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode library research, kajian ini mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menelaah berbagai dokumen budaya Minangkabau. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi turun mandi mengandung nilai-nilai kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, identitas matrilineal, serta peran sentral mamak dan bundo kanduang dalam membentuk identitas seorang anak Minangkabau. Elemen simbolik seperti air, pisau, beras kuning, dan daun-daun ritual memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan harapan, perlindungan, dan keselamatan. Meskipun terdapat variasi pelaksanaan antarnagari, substansi nilai yang diusung tetap konsisten sebagai cerminan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Kata Kunci: Turun Mandi; Karek Abuak; Nilai Budaya; Minangkabau; Matrilineal
Copyrights © 2026