Lentera Negeri
Vol. 7 No. 1 (2026): Lentera Negeri

Prediksi keterampilan bertanding atlet remaja pencak silat berdasarkan persepsi situasional dan motivasi: pendekatan analisis jalur

Elsa Rahma Yani (Universitas Negeri Padang)
Nurul Ihsan (Universitas Negeri Padang)
Tjung Hauw Sin (Universitas Negeri Padang)
Rika Sepriani (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Kondisi fisik dan keterampilan teknis sering dianggap sebagai faktor utama yang menentukan performa atlet bela diri. Namun, penelitian terkini menunjukkan bahwa faktor psikologis, khususnya persepsi situasional dan motivasi, turut berperan penting dalam keterampilan bertanding. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kecerdasan intelektual (IQ), persepsi situasional, dan motivasi terhadap keterampilan bertanding atlet remaja pencak silat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis). Sampel terdiri atas 20 atlet pencak silat usia 13–17 tahun yang dipilih secara purposive dari program pembinaan POPDA Kabupaten Rokan Hulu, Riau. IQ diukur menggunakan Culture Fair Intelligence Test (CFIT), sedangkan persepsi situasional dan motivasi diukur melalui kuesioner yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas (Cronbach’s alpha = 0,901 dan 0,908). Keterampilan bertanding dinilai menggunakan rubrik observasi pertandingan yang terstandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi situasional berpengaruh langsung dan signifikan terhadap keterampilan bertanding (β = 0,858; p = 0,001) serta memiliki pengaruh tidak langsung melalui motivasi (β = 0,301). Motivasi juga berpengaruh langsung dan signifikan terhadap keterampilan bertanding (β = 0,540; p = 0,034). Sebaliknya, IQ tidak menunjukkan pengaruh langsung maupun tidak langsung yang signifikan terhadap keterampilan bertanding. Secara simultan, ketiga variabel prediktor menjelaskan 64,8% variasi keterampilan bertanding atlet (R² = 0,648). Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi situasional dan motivasi merupakan prediktor yang lebih kuat dibandingkan IQ dalam menjelaskan keterampilan bertanding atlet remaja pencak silat. Oleh karena itu, pengembangan aspek psikologis perlu menjadi perhatian dalam proses seleksi dan pembinaan atlet pencak silat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

lentera

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

Lentera Negeri welcomes submissions across a comprehensive range of academic disciplines, spanning the social sciences, humanities, natural sciences, applied sciences, and technology. Within the social sciences, the journal considers research in sociology, psychology and mental health, counseling ...