Transformasi digital telah mengubah paradigma pemasaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari pendekatan konvensional menuju pemasaran berbasis teknologi digital. Perkembangan media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp Business memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan hubungan dengan pelanggan, serta memperkuat daya saing usaha. Namun demikian, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam mengimplementasikan strategi pemasaran digital secara optimal, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kemampuan menciptakan konten yang menarik, serta minimnya pemanfaatan analitik media sosial sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi pemasaran digital berbasis media sosial yang diterapkan oleh UMKM di Kabupaten Nias Selatan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas sepuluh pemilik UMKM, lima konsumen, dua pendamping UMKM, dan satu praktisi pemasaran digital yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi pemasaran digital UMKM dipengaruhi oleh kemampuan memilih platform media sosial sesuai karakteristik pasar sasaran, menghasilkan konten kreatif dan konsisten, membangun customer engagement, memanfaatkan kolaborasi dengan micro-influencer, serta melakukan evaluasi melalui analitik media sosial. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, perubahan algoritma media sosial, dan keterbatasan anggaran promosi. Penelitian ini menghasilkan model konseptual strategi pemasaran digital berbasis media sosial yang dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan daya saing UMKM.
Copyrights © 2026