Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi tata kelola administrasi digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi proses transformasi, serta mengkaji implikasinya terhadap efektivitas pengelolaan lembaga PAUD Islam di Kecamatan Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multipel pada tiga lembaga, yaitu RA Perwanida Sidoharjo, RA Al-Huda Ploso, dan BA Aisyiyah Pacitan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi administrasi digital berlangsung secara bertahap melalui pemanfaatan berbagai platform digital, seperti Google Drive, Google Form, WhatsApp Group, dan Google Workspace yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga. Keberhasilan transformasi lebih dipengaruhi oleh kepemimpinan adaptif, budaya organisasi kolaboratif, komitmen guru, dan kesiapan organisasi dibandingkan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan. Transformasi tersebut terbukti meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, akuntabilitas, koordinasi, serta memperkuat implementasi nilai-nilai manajemen Islami, yaitu amanah, ṣidq, itqān, dan ta‘āwun. Penelitian ini menawarkan Hybrid Digital Governance Model sebagai kontribusi konseptual yang mengintegrasikan kepemimpinan adaptif, budaya organisasi kolaboratif, teknologi digital, dan nilai-nilai manajemen Islami dalam mewujudkan tata kelola administrasi PAUD Islam yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026