Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan dan Science
Vol 22 No 2 (2026): Jurnal Bina Cipta Husada

Karakterisasi Senyawa Polifenol Dari Limbah Daun Teh Hijau Varietas Lokal

Najzwa Yazid Lupis (UIN Syarif Hidayatullah)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2026

Abstract

Limbah daun teh hijau merupakan salah satu sumber biomassa nabati yang masih menyimpan berbagai metabolit sekunder bernilai tinggi, terutama golongan polifenol. Selama ini pemanfaatan limbah daun teh lebih banyak berfokus pada aspek pengelolaan limbah, sementara potensi kandungan senyawa bioaktif yang tersisa belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik senyawa polifenol yang terkandung dalam limbah daun teh hijau varietas lokal, mengidentifikasi kelompok senyawa dominan yang berperan sebagai komponen bioaktif, serta menelaah potensi manfaat biologisnya berdasarkan temuan ilmiah yang telah dipublikasikan. Kajian dilakukan melalui penelusuran dan analisis berbagai literatur ilmiah yang membahas kandungan fitokimia teh hijau, khususnya senyawa polifenol dari kelompok katekin, epikatekin, epigalokatekin, epikatekin galat, dan epigalokatekin galat sebagai komponen utama penyusun aktivitas biologis teh hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah daun teh hijau masih mengandung fraksi polifenol dalam jumlah yang signifikan sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku alami untuk pengembangan produk kesehatan dan farmasi. Keberadaan senyawa polifenol tersebut diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang kuat melalui mekanisme penangkapan radikal bebas, penghambatan stres oksidatif, serta modulasi berbagai jalur biologis yang berkaitan dengan proses inflamasi dan kerusakan sel. Selain itu, berbagai penelitian menunjukkan bahwa polifenol teh hijau berpotensi memberikan efek protektif terhadap penyakit degeneratif, gangguan metabolik, penyakit kardiovaskular, serta berbagai kondisi yang berkaitan dengan peningkatan stres oksidatif. Temuan ini menegaskan bahwa limbah daun teh hijau varietas lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi sebagai produk samping perkebunan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber senyawa bioaktif yang menjanjikan untuk pengembangan bahan alam di bidang farmasi dan kesehatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Dentistry Health Professions Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

bidang kebidanan, keperawatan, kedokteran, farmasi, kesehatan masyarakat, gizi, teknologi laboratorium medik, farmasi dan rumpun ilmu bidang science (mikrobiologi, imunologi, fisiologi, biologi, biologi molekuler, parasitologi, dan ...