Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala evaluasi pembelajaran Wawasan Islam di Pondok Pesantren Bequranic Bengkalis, seperti perbedaan kemampuan santri, keterbatasan waktu, dan instrumen penilaian yang belum standar. Evaluasi menyeluruh pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik penting dalam pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi serta mengidentifikasi kendala guru. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan guru melaksanakan evaluasi terpadu: kognitif dengan tes tertulis dan lisan, afektif melalui observasi sikap, serta psikomotorik lewat praktik ibadah. Kesimpulan menegaskan evaluasi berjalan cukup baik, namun instrumen perlu dikembangkan agar lebih efektif dan autentik. Rekomendasi penelitian lanjutan adalah pengembangan model evaluasi inovatif yang mampu mengakomodasi keragaman santri secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026