Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya praktik perawatan wajah siswa Tata Kecantikan SMK Pariwisata Imelda Medan, yang ditunjukkan dengan 60% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya pengetahuan anatomi dan fisiologi kulit sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan anatomi dan fisiologi kulit, proses praktik perawatan wajah, serta hubungan keduanya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional karena bertujuan menganalisis hubungan antarvariabel tanpa memberikan perlakuan. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas X Tata Kecantikan Industri. Data dikumpulkan melalui tes dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan sebesar 23,93 dan rata-rata praktik sebesar 27,33. Koefisien korelasi sebesar 0,6625 pada taraf signifikansi 5% menunjukkan hubungan positif, kuat, dan signifikan. Disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan anatomi dan fisiologi kulit, semakin baik proses praktik perawatan wajah siswa. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji faktor lain yang memengaruhi keterampilan praktik perawatan wajah.
Copyrights © 2026