Pertukaran data pada arsitektur client-server menggunakan protokol HTTP standar sangat rentan terhadap serangan packet sniffing, di mana pihak tidak bertanggung jawab dapat menyadap dan membaca data sensitif secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan komunikasi data dengan mengimplementasikan metode autentikasi JSON Web Token (JWT) yang dikombinasikan dengan algoritma kriptografi Advanced Encryption Standard (AES). Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menguji fungsionalitas aplikasi, menguji ketahanan jaringan dari serangan sniffing menggunakan Wireshark, serta mengukur lonjakan waktu komputasi (overhead response time) menggunakan Postman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengamankan jalur komunikasi; data yang disadap melalui jaringan terbukti telah berubah menjadi ciphertext yang tidak dapat dibaca. Selain itu, penambahan lapisan keamanan kriptografi ini terbukti sangat efisien, di mana rata-rata lonjakan waktu respons yang dihasilkan hanya sebesar 4,87 milidetik (dari 9,97 ms menjadi 14,83 ms). Kesimpulannya, kombinasi metode JWT dan enkripsi AES sangat efektif dan direkomendasikan untuk mengamankan pertukaran data pada sistem client-server tanpa mengorbankan performa jaringan secara signifikan.Kata Kunci – Client-Server; Enkripsi AES; JSON Web Token; Keamanan Jaringan; SniffingÂ
Copyrights © 2026