Munculnya aplikasi kencan online telah mengubah pola interaksi dan pengungkapan diri pengguna dalam membangun hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai hubungan antara kepercayaan interpersonal dan pengungkapan diri di antara para pengguna Bumble. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 125 pengguna Bumble berusia 18–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala self-disclosure dan interpersonal trust yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara interpersonal trust dan self-disclosure (r=0,736; p<0,001), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan interpersonal, semakin tinggi pula kecenderungan individu untuk mengungkapkan informasi pribadi kepada orang lain. Mayoritas responden berada pada kategori sedang baik untuk self-disclosure maupun interpersonal trust. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan interpersonal merupakan faktor penting yang mendukung keterbukaan diri dalam interaksi pada aplikasi kencan daring. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan komunikasi yang aman dan saling percaya guna mendukung terbentuknya hubungan interpersonal yang lebih sehat di lingkungan digital.
Copyrights © 2026