Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat pada umumnya adalah peningkatan volume sampah rumah tangga dan sampah rumah kos, serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sampah secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat melalui gerakan sosial dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan warga, tokoh masyarakat, serta kelompok pemuda. Metode pelaksanaan mencakup analisis situasi, sosialisasi pentingnya pengelolaan sampah (organik maupun non-organik), serta pendampingan pembentukan kelompok komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, yang ditandai dengan terbentuknya kelompok berbasis komunitas di Liliba RT 20 dan rutinnya pelaksanaan kerja bakti. Gerakan ini membuktikan adanya strategi efektif dalam mewujudkan pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkelanjutan serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat.
Copyrights © 2026