Journal of International Relations Studies
Vol 11, No 1: (June 2026)

Foreign Aid Cina Kepada Laos dalam Upaya Memberantas Perdagangan Obat-Obatan Terlarang di Wilayah Golden Triangle Melalui Safe Mekong Joint Operation Periode 2022-2025

Adelita Diaz Sasangka (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Jl. Rungkut Madya, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur)
Vania Faadhilah Khansa (Departemen Hubungan Internasional, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur)
Muhammad Hanif Abidin (Department of International Relations, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Jl. Rungkut Madya, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Kejahatan lintas batas seperti perdagangan obat-obatan terlarang muncul sebagai ancaman non-tradisional di kawasan Asia Tenggara, khususnya di wilayah Golden Triangle. Wilayah Golden Triangle yang meliputi Myanmar, Laos, dan Thailand, menjadi pusat produksi opium, heroin, dan metamfetamin terbesar kedua di dunia setelah Afghanistan. Perdagangan obat-obatan terlarang di wilayah Golden Triangle memanfaatkan aliran Sungai Mekong sebagai jalur utamanya. Secara geografis, hilir Sungai Mekong yang terletak di wilayah Cina menghasilkan inisiatif untuk membangun kerja sama dengan Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan Kamboja, dalam kegiatan patroli gabungan di Sungai Mekong yang disebut dengan Safe Mekong Joint Operation. Kontribusi Cina dalam Safe Mekong Joint Operation dapat dilihat salah satunya melalui pemberian bantuan atau foreign aid kepada negara-negara yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis motif Cina dalam memberikan foreign aid kepada Laos sebagai salah satu negara anggota dalam pelaksanaan Safe Mekong Joint Operation periode 2022-2025. Analisis motif Cina dalam memberikan foreign aid kepada Laos dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan konsep foreign aid yang dikemukakan oleh Maria Andersson dengan mengkategorikannya dalam jenis economic motive dan strategic motive berdasarkan karakteristik foreign aid dan niat politik Cina yang membersamainya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksplanatif kualitatif dengan mengambil data dari sumber sekunder, seperti buku, artikel jurnal, situs internet, dan dokumen laporan. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jihi

Publisher

Subject

Education

Description

Journal of International Relations seeks original manuscripts that provide theoretically informed empirical analyses of issues in international relations, as well as original theoretical or conceptual analyses. The journal represents no particular school or approach, nor is it restricted to any ...