Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan bebankesehatan yang terus meningkat. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) menjadi strategi utama dalampengendalian PJK di tingkat pelayanan kesehatan dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untukmeningkatkan pengetahuan peserta Prolanis Anggrek di Dusun Simbaringin, Desa Sidosari, terkait faktor risiko, gejala,pencegahan, dan penatalaksanaan awal PJK. Metode kegiatan meliputi observasi, penyusunan materi, pelaksanaanpre-test, penyuluhan interaktif, serta post-test melalui kuis lisan. Media edukasi yang digunakan meliputi leaflet,poster, dan paparan langsung. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai pre-test peserta sebesar 60, yangmengindikasikan tingkat pengetahuan awal yang masih rendah. Setelah diberikan intervensi penyuluhan, tingkatpengetahuan peserta meningkat signifikan yang ditunjukkan dengan capaian post-test sebesar 100%, di mana seluruhpeserta 25 orang mampu menjawab empat butir soal kuis dengan benar serta menunjukkan respons yang sangatantusias. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam mendongkrak pemahaman masyarakat mengenai PJKserta memperkuat fungsi Posyandu Prolanis sebagai pusat edukasi kesehatan preventif di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026