Keaktifan belajar siswa merupakan faktor krusial dalam keberhasilan pembelajaran Hospitality, namun observasi awal pada siswa kelas XI Ijen Suite Resort & Convention SMK Negeri 3 Malang menunjukkan keaktifan klasikal yang masih rendah dengan 49% (cukup aktif). Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui model Cooperative Learning tipe STAD di kelas XI Ijen Suite Resort & Convention di SMK Negeri 3 Malang tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart melalui tiga siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas dan penilaian teman sejawat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan klasikal yang signifikan di setiap tahapnya. Pada kondisi observasi awal, rata-rata keaktifan klasikal mencapai 49% (kriteria cukup aktif). Setelah diterapkan model STAD pada Siklus I, persentase keaktifan menjadi 65,0% (kriteria aktif). Pada Siklus II keaktifan menjadi 82,0% (kriteria sangat aktif). Dari presentase yang dihasilkan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model cooperative learning tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan peserta didik kelas XI Ijen Suite Resort & Convention di SMK Negeri 3 Malang tahun pelajaran 2025/2026. Hasil ini berimplikasi pada perlunya guru SMK mengadopsi model STAD yang dipadukan dengan strategi tutor sebaya dan penghargaan kelompok sebagai strategi pembelajaran.
Copyrights © 2026