Persiapan diri dari aspek digital perlu direncanakan dan diimplemetasikan oleh UMKM. Do Do Handycraft adalah usaha kerajinan yang mempunyai karyawan sekitar 10 orang mempunyai banyak peluang bisnis untuk melakukan ekspor kerajinan yang terbuat dari daur ulang sampah kayu laut. Tetapi dalam menjalankan usahanya, UMKM ini mempunyai beberapa permasalahn yang dilihat dari aspek produksi dan aspek Keuangan. Dari aspek produksi ada permasalahan teknologi, masalah Sumber daya manusia, masalah layout tempat usaha yang tidak layak. Aspek lainnya yaitu aspek Keuangan, di mana pemilik usaha hanya mencatat secara manual seluruh kegiatan dalam usahanya. Kelemahannya adalah tidak dapat mengontol persediaan dan tidak mengetahui laba rigi yang pasti. Solusi dan kontribusi pengabdian yang diberikan untuk mengatasi masalah adalah mengadakan teknologi, pelatihan SDM dan juga penataan Layout Pabrik sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Untuk permasalahan keuangan dibuatkan suatu aplikasi yang dapt meningkatkan efektifitas laporan keuangan yang cepat dan akurat yaitu SAMUDRA SAMUDRA (Sistem Akuntansi Manajemen Usaha dan pemasaran). Program ini didanai oleh Kementrian Dikti Saintek tahun 2025. Program ini sesuai dengan IKU yaitu Dosen berkegiatan di Luar kampus dan Mahasiswa berkegiatan di luar kampus. Kegiatan ini juga sesuai dengan Asta cita, maka poin dalam pengabdian ini adalah Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di desa melalui program pelatihan kerja berbasis teknologi, sehingga mendukung Goal 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Goal 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Mengembangkan pusat inovasi desa untuk mendorong kreativitas dan kewirausahaan lokal. Tranformasi manajemen digital merupakan poin ang sangat penting dalam mewujudkan asta cita dan SDGS untuk mencapai Indonesia Emas.
Copyrights © 2026