Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan peternak burung puyuh yaitu Bapak Udin di Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dalam menjaga kualitas pangan untuk mendukung ketahanan nasional di era ketidakpastian. Kondisi saat ini seperti kenaikan harga pakan, perubahan cuaca, dan kondisi ekonomi yang tidak stabil, menjadi tantangan bagi peternak dalam mempertahankan produksi dan kualitas telur puyuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengumpulkan data informasi bahwa usaha yang dimiliki oleh Bapak Udin sudah berjalan selama 4 tahun (2022 - sekarang) dan memiliki sekitar 4.000 – 6.000 ekor burung puyuh yang diternak oleh beliau. Selain itu, Bapak Udin juga menjaga kualitas pangan dengan cara memperhatikan kebersihan kandang, memberikan pakan yang berkualitas, menjaga kesehatan ternak secara rutin, serta mengelola usaha peternakan dengan baik. Bapak Udin juga berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan harga pakan dan kondisi pasar agar produksi tetap berjalan dengan baik. Upaya-upaya tersebut membantu menjaga kualitas telur puyuh sehingga tetap aman, bergizi, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat. Ketersediaan telur puyuh yang terjaga juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa strategi pengelolaan peternakan yang baik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan. Dengan terjaganya ketersediaan pangan yang berkualitas, peternakan puyuh dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
Copyrights © 2026