Ketidakefisienan pengelolaan persediaan di gudang PT XYZ Cirebon disebabkan oleh proses pengadaan yang reaktif dan pola intermittent demand yang mengakibatkan overstock dan understock. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan produk menggunakan analisis FSN berbasis TOR dan DOI, merancang kebijakan persediaan terpadu melalui peramalan Croston-TSB, serta menetapkan safety stock, Reorder Point (ROP), dan jadwal cycle count guna menekan risiko ketidakseimbangan stok dan meningkatkan efisiensi operasional gudang. Data terdiri dari 1.818 catatan stok harian 9 produk semen dan mortar periode JanuariāJuli 2025. Hasil FSN menunjukkan 6 produk Fast Moving dan 3 Slow Moving. Seluruh produk aktif berpola intermittent, dengan akurasi terbaik pada Semen PCC Zak 40KG (rel_MAE 24,16%). Tiga produk Fast Moving utama menyumbang lebih dari 94% total permintaan dan menjadi prioritas utama kebijakan pengendalian stok, sementara produk Slow Moving tetap memperoleh kebijakan safety stock dan ROP tersendiri guna mencegah overstock akibat rendahnya perputaran persediaan. Kata Kunci: FSN, Croston-TSB, Intermittent Demand, Safety Stock, Reorder Point
Copyrights © 2026