Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan infrastruktur teknologi informasi dan proses bisnis di Pasar Swalayan Fresh Ulu cabang Palembang, serta mengevaluasi sejauh mana sistem yang ada mendukung aktivitas operasional dan pengembangan usaha. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen internal. Kerangka analisis mencakup tujuh komponen infrastruktur TI serta pemodelan proses bisnis menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem POS dan basis data lokal telah digunakan untuk mendukung transaksi dan pemantauan stok, namun integrasi antar sistem masih terbatas dan sangat bergantung pada kantor pusat. Proses manual masih dominan dalam pelaporan dan pengelolaan stok, sementara inovasi digital seperti aplikasi belanja dan promosi daring belum dikembangkan secara optimal. Kesimpulannya, Fresh Ulu perlu menyusun strategi transformasi digital yang terstruktur, termasuk penerapan sistem ERP terintegrasi, pengembangan aplikasi seluler, serta peningkatan pemasaran digital untuk memperkuat daya saing di era ritel berbasis teknologi.
Copyrights © 2025