Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan pengembangan cadangan pangan daerah di Kota Serang dengan menggunakan model evaluasi kebijakan menurut Badjuri dan Yuwono (2002) dalam Nurcholis (2007) yang terdiri atas empat dimensi yaitu: (1) Input; (2) Process; (3) Outputs; (4) Outcomes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yaitu Pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Kebijakan Pengelolaan Pengembangan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah di Kota Serang dievaluasi belum mencapai hasil yang optimal, Pada dimensi input, yaitu lemahnya perencanaan anggaran pelaksanaan kebijakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kota Serang, lemahnya fragmentasi pada tim pelaksanaan kebijakan CPPD Kota Serang serta lemahnya pengaturan kebijakan CPPD Kota Serang. Pada dimensi process, yaitu lemahnya aspek perencanaan anggaran dan pengelolaan sumber daya. Pada dimensi Outputs, yaitu adanya tidaktepatan sasaran serta terdapat kelompok sasaran yang belum menerima bantuan CPPD Kota Serang. Pada dimensi Outcomes, yaitu belum terlihatnya perubahan jangka panjang terhadap Bantuan CPPD Kota Serang karena bantuan beras CPPD lebih berperan sebagai intervensi sementara dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan rumah tangga akibat terdampak bencana.
Copyrights © 2026