Remaja putri rentan mengalami anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi, vitamin B12, protein, vitamin C, pola tidur tidak teratur dan rendahnya kadar eritrosit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan, kualitas tidur, dan kadar eritrosit dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 63 siswi kelas X SMAN 7 Kota Kediri. Uji analisis menggunakan Rank Spearman (p ≤ 0,05). Hasil penelitian menunjukkan frekuensi makan kadang-kadang (54%), protein defisit berat (89%), zat besi kurang (78%), vitamin B12 kurang (87%), vitamin C kurang (49%), kualitas tidur buruk (65%), kadar eritrosit semua normal dan anemia (6%). Frekuensi pola makan (p = 0,095), jumlah asupan protein (p = 0,986), jumlah asupan zat besi (p = 0,416), jumlah asupan B12 (p = 0,191), kualitas tidur (p = 0,866) tidak ada hubungan serta ada hubungan vitamin C (p = 0,036) dan kadar eritrosit (p < 0,001) dengan anemia. Tidak terdapat hubungan signifikan antara frekuensi makan, asupan protein, zat besi, vitamin B12, dan kualitas tidur dengan anemia. Namun, vitamin C dan kadar eritrosit berhubungan signifikan dengan anemia
Copyrights © 2026