Saat ini, pendapatan petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara tergolong rendah. Persoalan ini disebabkan oleh ketidakstabilan dan rendahnya harga buah semangka, serta hasil panen yang lebih rendah dibanding dana produksi yang dihabiskan petani. Hal tersebut menjadi faktor penyebab rendahnya pendapatan mereka. Kajian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh biaya produksi dan harga jual terhadap penghasilan petani semangka secara simultan dan parsial. Melalui kajian ini mengimplementasikan jenis penelitian kuantitatif melalui pengamatan terhadap para petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara. Perolehan hasil dari kajian ini memperlihatkan bahwa harga jual dan biaya produksi secara bersamaan memengaruhi dengan signifikan yang sifatnya positif terhadap penghasilan petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara, baik secara parsial dan simultan. Kata Kunci: Biaya Produksi, Harga Jual, dan Pendapatan Petani ABSTRACT Currently, the income of watermelon farmers in North Tambusai District is relatively low. This problem is caused by unstable and low watermelon prices, as well as lower harvests compared to the production costs spent by farmers. These are factors causing their low income. This study aims to examine the influence of production costs and selling prices on watermelon farmers' income simultaneously and partially. This study implemented a quantitative research type through observations of watermelon farmers in North Tambusai District. The results of this study show that selling prices and production costs simultaneously have a significant and positive influence on the income of watermelon farmers in North Tambusai District, both partially and simultaneously.
Copyrights © 2026