Susanti
Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Pasir Pengaraian

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Income Analysis and Feasibility of Farming Business with Rawit Chili Intercropping System in Rokan Hulu Regency Andi Afrizal; Nurhayati Nurhayati; Susanti Susanti
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.611-614.2023

Abstract

The purpose of this study was to determine the income and to find out whether the Cayenne Chili Tumpangsari Farming Business was feasible to be cultivated in Rokan Hulu Regency. Data Analysis Techniques using both income analysis and farming feasibility analysis. The results showed that the total revenue achieved by cayenne pepper farmers was Rp. 81,640,000 with an average income of Rp. 69,449,550. And cayenne pepper intercropping in Rokan Hulu Regency is feasible to operate with an R/C value of 5, which means that each expenditure is Rp. 100 will get a receipt of Rp. 500.
Pengaruh Pendapatan Dan Biaya OPerasional Dalam Meningkatkan Laba Di Showroom Qani Mobilindo Tahun 2021-2024 Asih; Susanti; Fefti Yulian Mela
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2025): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v7i2.4397

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendapatan dan biaya operasional berpengaruh terhadap laba. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang di peroleh dari laporan laba rugi Showroom Qani Mobilindo tahun 2021-2024. Metode analisis yang digunakan adalah Excel Versi 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan (X1) tidak berpengaruh terhadap laba, Biaya Operasional (X2) tidak berpengaruh terhadap laba. Disimpulkan bahwa secara simultan variabel pendapatan dan biaya operasional tidak berpengaruh secara bersama-sama terhadap laba.
Pengaruh Kompetensi Aparatur Desa, Good Governance, dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa: PENGARUH KOMPETENSI APARATUR, GOOD GOVERNANCE, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL darma hati halawa; Zulkarnain; Susanti
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v8i1.4409

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi aparatur desa, good governance, sistem pengendalian internal terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh secara langsung dari sumber asli dalam arti kata data primer merupakan data yang bersumber langsung dari responden. Metode yang digunakan adalah metode survei. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket dan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu yaitu partial least square (PLS). Dalam penelitian ini sampel berjumlah 44 Pegawai di Desa Kecamatan Tambusai. Teknik dalam penentuan sampel menggunakan non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan Good Governance berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Sedangkan kompetensi aparatur desa dan sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa.
Pengaruh Biaya Produksi Dan Harga Jual Terhadap Pendapatan Petani Buah Semangka Kecamatan Tambusai Utara: Pengaruh Biaya Produksi Efi Rahayu Ningsih; Susanti; Nurhayati
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v8i1.4410

Abstract

Saat ini, pendapatan petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara tergolong rendah. Persoalan ini disebabkan oleh ketidakstabilan dan rendahnya harga buah semangka, serta hasil panen yang lebih rendah dibanding dana produksi yang dihabiskan petani. Hal tersebut menjadi faktor penyebab rendahnya pendapatan mereka. Kajian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh biaya produksi dan harga jual terhadap penghasilan petani semangka secara simultan dan parsial. Melalui kajian ini mengimplementasikan jenis penelitian kuantitatif melalui pengamatan terhadap para petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara. Perolehan hasil dari kajian ini memperlihatkan bahwa harga jual dan biaya produksi secara bersamaan memengaruhi dengan signifikan yang sifatnya positif terhadap penghasilan petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara, baik secara parsial dan simultan. Kata Kunci: Biaya Produksi, Harga Jual, dan Pendapatan Petani ABSTRACT Currently, the income of watermelon farmers in North Tambusai District is relatively low. This problem is caused by unstable and low watermelon prices, as well as lower harvests compared to the production costs spent by farmers. These are factors causing their low income. This study aims to examine the influence of production costs and selling prices on watermelon farmers' income simultaneously and partially. This study implemented a quantitative research type through observations of watermelon farmers in North Tambusai District. The results of this study show that selling prices and production costs simultaneously have a significant and positive influence on the income of watermelon farmers in North Tambusai District, both partially and simultaneously.
pengaruh inflasi,nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap indeks harga saham pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di bursa efek indonesia 2022-2024: pengaruh inflasi, nilai tukar terhadap indeks harga saham Astry Wulandari; Susanti; Fefti Yulian Mela
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v8i1.4411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap indeks harga saham perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian sebanyak 48 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS yang meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham, nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham, sedangkan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks harga saham. Secara simultan inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham perusahaan properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia
Analisis Tingkat Efektifitas dan Kualitas Pemberian Kredit Pada PD. BPR Rokan Hulu weni rianti; Fefti Yulian Mela; Susanti
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas dan efektivitas kredit PD BPR Rokan Hulu dari tahun 2022 hingga 2024. Kualitas kredit dinilai menggunakan rasio Non Performing Loan (NPL) Bruto dan NPL Neto, sementara tingkat efektivitas ditentukan dengan membandingkan penyaluran kredit aktual dengan target yang telah ditentukan. Laporan keuangan dan laporan penyaluran kredit dari periode penelitian digunakan sebagai data sekunder untuk pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Untuk mengevaluasi kondisi kualitas kredit, alat analisis data menghitung persentase efektivitas dan rasio NPL. Temuan studi menunjukkan bahwa, dengan persentase 107,08%, efektivitas pemberian kredit pada tahun 2022 masuk ke dalam kelompok sangat efektif. Meskipun efektivitas turun menjadi 97,09% dan 90,24% pada tahun 2023 dan 2024, efektivitas tersebut tetap berada dalam kelompok efektif. Sementara itu, kualitas kredit berdasarkan NPL Gross dan NPL Net mengalami fluktuasi. Tahun 2023 menunjukkan kondisi terbaik dengan penurunan rasio NPL, sedangkan pada tahun 2024 terjadi peningkatan kembali rasio kredit bermasalah. Meskipun demikian, secara umum kualitas kredit masih berada dalam kategori cukup sehat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja penyaluran kredit PD BPR Rokan Hulu tergolong efektif, namun perlu tetap memperhatikan pengendalian risiko kredit agar kualitas kredit tetap terjaga.
Analisis Perbandingan Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing dan Variabel Costing pada UMKM Santan Kelapa Cik Nirwana: Analisis Perbandingan Harga Pokok Produksi Muhammad hafis; Susanti; Nurhayati
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v8i1.4414

Abstract

Temuan pada kajian ini membuktikan bahwa perhitungan HPP dengan metode full costing memberikan hasil nilai yang lebih tinggi dibanding metode variabel costing, karena metode ini melibatkan total biaya produksi baik tetap dan juga variabel. Pada bulan Oktober, HPP per Kg dengan metode full costing sebesar Rp12.298, metode variabel costing Rp12.257, dan metode perhitungan UMKM Rp12.213. Pola yang sama juga terjadi pada bulan November dan Desember, di mana metode full costing selalu menghasilkan HPP tertinggi. Perbedaan tersebut terutama diakibatkan oleh biaya overhead tetap seperti penyusutan peralatan pada metode full costing. Tujuan dilaksanakannya kajian ini yakni untuk menganalisis perbandingan hitungan harga pokok produksi (HPP) mengunakan full costing dan variabel costing sebagai landasan penentu harga jual pada UMKM Santan Kelapa Cik Nirwana. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak pelaku UMKM yang membuat ketentuan terkait harga jual atas dasar perkiraan tanpa memperhitungkan setiap komponen biaya produksi secara cepat, sehingga berpotensi memengaruhi tingkat keuntungan usaha. Dalam hal ini, metode yang diterapkan yakni kuantitatif deskriptif melalui teknik penghimpunan data seperti wawancara, dokumentasi, dan dan observasi terhadap data biaya produksi periode Oktober-Desember 2025 Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variabel Costing, Harga Jual ABSTRACT The results of the study indicate that calculating COGS using the full costing method produces a higher value than the variable costing method, as this method incorporates all production costs, both fixed and variable. In October, COGS per kg using the full costing method was Rp12,298, while the variable costing method was Rp12,257, and the MSME calculation method was Rp12,213. The same pattern also occurred in November and December, where the full costing method consistently produced the highest COGS. This difference is primarily due to the recognition of fixed overhead costs, such as equipment depreciation, in the full costing method. This study aims to analyze the calculation of COGS using full costing and variable costing as the basis for determining selling prices for the Cik Nirwana Coconut Milk MSME. The background of this study is that many MSMEs still set selling prices based on estimates without quickly considering all production cost components, potentially impacting business profitability. The research method used was descriptive quantitative, with data collection techniques consisting of interviews, documentation, and observations of production cost data for the period October-December 2025