Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap indeks harga saham perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian sebanyak 48 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS yang meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham, nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham, sedangkan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks harga saham. Secara simultan inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap indeks harga saham perusahaan properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia
Copyrights © 2026