Kecemasan akademik merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang banyak dialami oleh siswa sekolah menengah, khususnya siswa kelas XII yang sedang menghadapi ujian akhir dan persiapan melanjutkan pendidikan. Kurangnya pengetahuan mengenai strategi pengelolaan kecemasan menyebabkan siswa belum mampu mengendalikan respons psikologis yang muncul. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai teknik relaksasi napas dalam sebagai upaya pengelolaan kecemasan. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Peukan Bada dengan sasaran siswa kelas XII menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik relaksasi napas dalam. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta, tanya jawab, serta kemampuan siswa mempraktikkan teknik relaksasi sesuai prosedur yang telah diajarkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, aktif berdiskusi, mampu menjelaskan kembali materi yang disampaikan, serta dapat mempraktikkan teknik relaksasi napas dalam secara benar. Edukasi yang diberikan meningkatkan pemahaman siswa mengenai faktor penyebab kecemasan, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta manfaat relaksasi napas dalam sebagai salah satu strategi nonfarmakologis dalam mengelola kecemasan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi relaksasi napas dalam dapat menjadi bentuk promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan mental dan keterampilan pengelolaan kecemasan pada remaja di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026