Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting pada proyek konstruksi gedung bertingkat tinggi karena tingginya potensi risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerapan K3 pada proyek high rise building melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 jurnal nasional dan internasional periode 2022–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi penerapan K3 terbagi menjadi risiko teknis (RT) dan risiko non teknis (RNT) yang mencakup aspek internal, eksternal, dan proyek. Risiko teknis meliputi pekerjaan di ketinggian, penggunaan scaffolding, alat berat, dan kondisi lingkungan kerja. Sementara itu, risiko non teknis meliputi perilaku tidak aman, kurangnya penggunaan APD, minimnya pelatihan, lemahnya pengawasan, serta rendahnya komitmen manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor non teknis lebih dominan dalam memengaruhi keberhasilan penerapan K3. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terintegrasi antara aspek teknis dan non teknis untuk meningkatkan keselamatan proyek.
Copyrights © 2026