Penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke dan hernia nukleus pulposus (HNP) menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, serta penanganan kedua penyakit tersebut masih menjadi kendala dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Pelatihan kesehatan mengenai stroke dan HNP dilakukan dengan metode pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan meliputi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mahasiswa. Instrumen evaluasi berupa kuesioner pilihan ganda yang terdiri atas lima soal pada tahap pre-test dan post-test. Media edukasi yang digunakan meliputi presentasi multimedia, infografis anatomi otak, infografis FAST (Face, Arms, Speech, Time), pertolongan pertama stroke, serta pencegahan stroke. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 85,16 menjadi 91,52, dengan peningkatan peserta yang memperoleh skor sempurna dari 61,3% menjadi 72,7%. Peningkatan terbesar ditemukan pada pemahaman jenis stroke iskemik dan tanda FAST. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis multimedia dan infografis efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait PTM saraf.
Copyrights © 2026