Penerapan ekonomi hijau menjadi kebutuhan mendesak di Indonesia, mengingat tingginya kerentanan lingkungan dan rendahnya partisipasi generasi muda dalam kewirausahaan ramah lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi ekonomi hijau, perilaku pro-lingkungan, dan minat usaha berbasis daur ulang pada remaja Masjid Al-Kautsar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui Focus Group Discussion (FGD), observasi, dan wawancara mendalam terhadap 20 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep ekonomi hijau, perubahan perilaku lingkungan, serta munculnya inisiatif usaha kreatif berbasis limbah, seperti pembuatan pot tanaman dari botol plastik, tas dari kemasan bekas, dan dekorasi dari limbah kertas. Program ini efektif memberdayakan remaja masjid sebagai agen perubahan dan dapat direplikasi di komunitas lain.
Copyrights © 2026