Industri konstruksi yang tinggi emisi dan limbah membutuhkan paspor material untuk mendukung ekonomi sirkular pada konstruksi modular. Penelitian ini mengidentifikasi faktor hambatan implementasi material passport di Jakarta dan Jawa Barat menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) berbasis kuesioner tenaga ahli. Hasil penelitian menunjukkan hambatan terbesarnya yaitu ketidakjelasan manfaat ekonomi jangka pendek (0,136). Strategi yang direkomendasikan mencakup asset information management yang jelas, adanya regulasi dari pemerintah, serta sinkronisasi material dan pergantian vendor. Kata Kunci : Ekonomi sirkular, paspor material, konstruksi modular, Analytical Hierarchy Process (AHP).
Copyrights © 2026