Pendahuluan: Senam hipertensi adalah olah raga yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen kedalam otot-otot dan rangka yang aktif khususnya terhadap otot jantung (Totok & Rosyid, 2017), dan Senam hipertensi merupakan olahraga yang ditunjukkan untuk penderita hipertensi dan usia lanjut untuk mengurangi berat badan dan mengelola stres (faktor yang mempertinggi hipertensi). Sebagaimana kita ketahui Data dari Who tahun 2022 merilis angka pravelensi hipertensi sekitar 1,28 miliar pada masyarakat berusia 30 hingga 79 tahun, sebagian besar tinggal di negara dengan tingkat ekonomi rendah, 46% masyarakat tidak mengetahui tanda dan gejala tekanan darah tinggi. Selain itu, hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Beberapa penyebab hipertensi meliputi kurangnya berolahraga, konsumsi garam yang berlebihan, kurangnya konsumsi buah dan sayur, serta stress. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Di Kelurahan Pinang Ranti Rt 006 Rw 05 Jakarta Timur. Metode Penelitian: desain quasi eksperimen pre test – post test untuk mengumpulkan data tentang Hasil Tekanan Darah Para Lansia sebelum dan sesudah dilakukan Senam Hipertensi. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa sebelum dilakukan senam hipertensi, sebagian besar responden memiliki tekanan darah ≥140/90 mmHg. Setelah diberikan intervensi senam hipertensi, terjadi penurunan tekanan darah pada sebagian besar responden, dengan peningkatan jumlah lansia yang memiliki tekanan darah <140/90 mmHg. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam hipertensi (p-value< 0,05). Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang signifikan setelah mengikuti latihan senam hipertensi, sehingga metode tersebut dianggap efektif dalam menurunkan Tekanan Darah pada lansia.
Copyrights © 2026