Pembelajaran kelas rangkap merupakan realitas pendidikan di banyak sekolah dasar di Indonesia, terutama di daerah terpencil yang menghadapi keterbatasan jumlah guru. Praktik ini menuntut guru untuk mengelola dua atau lebih tingkatan kelas secara bersamaan dalam satu ruangan, sehingga memunculkan tantangan kompleks dalam pengelolaan kelas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam konteks pembelajaran kelas rangkap guna menciptakan proses belajar mengajar yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan metode penelitian kepustakaan, menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder yang meliputi jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta hasil penelitian akademik terkait pengelolaan kelas dan pembelajaran kelas rangkap. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas rangkap yang efektif mencakup pengaturan ruang kelas berbasis zona belajar, pengelolaan waktu melalui sistem rotasi dan penjadwalan terstruktur, pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan dan usia, pengelolaan aktivitas belajar dengan metode pembelajaran terdiferensiasi, penggunaan media pembelajaran adaptif, serta manajemen perilaku berbasis pendekatan preventif. Peran guru sangat krusial dan memerlukan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang tinggi, disertai kreativitas dan inovasi pembelajaran berkelanjutan. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi guru yang memadai, dukungan sekolah dan masyarakat, serta ketersediaan sarana prasarana, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, perbedaan kemampuan siswa yang signifikan, dan beban kerja guru yang berlebihan. Implikasi dari penerapan strategi pengelolaan kelas yang tepat adalah peningkatan motivasi belajar siswa, partisipasi aktif dalam pembelajaran, hasil belajar yang lebih baik, efisiensi proses pembelajaran, serta peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dengan sistem kelas rangkap.
Copyrights © 2026