Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan dan hasil jadi dari Perpaduan tucking dan sequins pada busana avant garde futuristik dengan inspirasi museum V&A Dundee. V&A Dundee merupakan museum desain pertama di Skotlandia yang dirancang oleh arsitek Jepang ternama, Kengo Kuma & Associates. Nilai dari bangunan museum tersebut akan di jadikan sebagai sumber ide dalam pembuatan busana avant-garde dengan menggunakan teknik sequins dan tucking. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode Double Diamond yang meliputi empat tahapan, yaitu Discover, Define, Develop, dan Delivery. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar observasi yang di nilai oleh observer ahli di bidang tata busana. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung mean dari hasil penilaian yang di ukur dengan skala Likert 4 poin dengan rentang skor 1,00-4,00. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada aspek teknik manipulating fabric memperoleh mean 3,88 masuk kategori sangat baik. Aspek estetika busana (Avant-garde) memperoleh mean 4,00 masuk kategori sangat baik. Dan yang terakhir aspek interpretasi konsep Museum memperoleh mean 3,83 masuk kategori sangat baik
Copyrights © 2026