Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi reward dan punishment dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 1 Pesanggrahan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi reward dan punishment secara konsisten mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, dan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada awalnya, tingkat ketuntasan belajar hanya 15%, namun dalam siklus kedua meningkat menjadi 80%. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas metode tersebut dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin dan menyenangkan, sehingga mampu mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas. Penelitian juga menegaskan bahwa keberhasilan strategi ini bergantung pada keseimbangan antara pemberian reward yang memotivasi dan punishment yang edukatif, serta perencanaan yang matang dari guru. Dengan demikian, penerapan strategi reward dan punishment dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan capaian pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar, terutama dalam pembelajaran IPAS, sekaligus membangun suasana kelas yang kondusif dan beradab. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan institusi pendidikan dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan menyenangkan.
Copyrights © 2026