Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen ekosistem sekolah dalam mengasah soft skills kewirausahaan murid melalui pendekatan experiential learning di SD Islam Al-Azhar 32 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pengelolaan sekolah dan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan murid yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Kredibilitas data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ekosistem sekolah yang terencana dan kolaboratif mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung penerapan experiential learning. Implementasi pembelajaran berbasis pengalaman melalui kegiatan proyek, praktik langsung, dan aktivitas kewirausahaan sekolah mendorong keterlibatan aktif murid dalam proses belajar. Keterlibatan tersebut berkontribusi pada berkembangnya soft skills kewirausahaan seperti kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta inisiatif. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan soft skills kewirausahaan di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh integrasi antara manajemen sekolah dan strategi pembelajaran berbasis pengalaman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan manajemen ekosistem sekolah yang mendukung pembelajaran autentik sebagai upaya menumbuhkan karakter kewirausahaan sejak dini.
Copyrights © 2026