Diabetic Kidney Disease (DKD) merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal hingga memerlukan terapi hemodialisa. Kondisi ini sering menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan dan kesulitan dalam menerima kondisi kesehatan yang dialami. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan Reality Therapy dengan teknik WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning) dalam meningkatkan penerimaan diri pada pasien DKD yang menjalani hemodialisa. Penelitian menggunakan pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain studi kasus tunggal pada seorang pasien laki-laki berusia 60 tahun yang mengalami kesulitan penerimaan diri terhadap kondisi kesehatannya. Intervensi diberikan dalam empat sesi menggunakan teknik WDEP. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penerimaan diri, berkurangnya kecemasan, meningkatnya keterbukaan dalam berinteraksi, serta berkembangnya perilaku yang lebih adaptif dalam menghadapi penyakit berinteraksi, serta berkembangnya perilaku yang lebih adaptif dalam menghadapi penyakit kronis. Temuan ini menunjukkan bahwa Reality Therapy dengan teknik WDEP efektif membantu proses penerimaan diri dan penyesuaian psikologis pada pasien yang menjalani hemodialisa.
Copyrights © 2026