Kualitas air bersih di lingkungan perumahan sering kali menjadi permasalahan krusial, terutama terkait fluktuasi tingkat kekeruhan dan derajat keasaman (pH) pada tandon komunal. Kontaminasi endapan dan bahan organik dapat menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji prototipe sistem pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Parameter yang dipantau meliputi tingkat kekeruhan (menggunakan sensor TDS), derajat keasaman (menggunakan sensor pH-4502C), serta volume air (menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04). Data pembacaan sensor diproses oleh ESP32 dan dikirimkan ke server berbasis web untuk dipantau secara real-time oleh warga tanpa memerlukan proses otentikasi (login). Sistem peringatan dini diimplementasikan menggunakan modul buzzer yang akan aktif jika parameter air melampaui ambang batas aman (TDS > 500 mg/L atau pH di luar rentang 6,5–8,5). Pengujian sistem menunjukkan bahwa akurasi pembacaan sensor pH mencapai rata-rata 98,83%, sensor TDS mencapai 99,65%, dan sensor ultrasonik mencapai 97,52%. Integrasi IoT berjalan optimal dengan pembaruan antarmuka website secara presisi sesuai dengan kondisi air. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah warga dan pengelola tandon dalam menjaga sanitasi air secara proaktif.
Copyrights © 2026