Masyarakat perkotaan menghadapi persoalan hukum dan keamanan melalui keputusan sehari-hari, antara lain merespons informasi yang belum terverifikasi, menangani perselisihan ringan, serta memilih jalur pelaporan yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerjemahkan norma hukum menjadi respons praktis bagi masyarakat Kelurahan Magersari, Kota Mojokerto. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 dan melibatkan 35 warga, pelajar, serta aparatur kelurahan. Program menggabungkan penjelasan ringkas, kasus kontekstual, panduan prosedural, dan forum interaktif yang membahas hak dan kewajiban, akses pelayanan kepolisian, musyawarah dan jalur hukum, serta penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Evaluasi proses menggunakan rekap kehadiran agregat, catatan pelaksanaan, materi, observasi, dan dokumentasi kegiatan. Forum menghubungkan persoalan tatap muka dan digital melalui urutan keputusan: mengenali masalah, menyaring informasi, merespons secara proporsional, dan terhubung dengan layanan kompeten. Kegiatan menghasilkan matriks materi ringkas serta kerangka awal literasi hukum fungsional yang dapat digunakan dalam edukasi komunitas berikutnya. Nilai program terletak pada tersedianya bahasa praktis untuk mencegah eskalasi konflik, menjaga integritas informasi, dan memperjelas akses layanan. Pelaksanaan berikutnya perlu menambahkan evaluasi berbasis kasus dan pemantauan tindak lanjut untuk menilai kemampuan penerapan kerangka.
Copyrights © 2026