Micro and small enterprises (MSEs) are the main pillars of the national economy, contributing significantly to the GDP and job creation. However, many MSEs face serious constraints in financial management and operational efficiency, which threaten their business sustainability. This study aims to analyze the role of financial and operational management in maintaining the sustainability of BAKCOYY, a micro culinary enterprise specializing in meatball-based products. The research employs a qualitative approach using a case study method through direct observation and documentation of business activities. The findings reveal that simple financial practices, such as separating personal and business funds, recording sales transactions, and controlling raw material costs, have a positive impact on cash flow stability and profit improvement. From an operational perspective, production efficiency, the selection of quality raw materials, and service speed contribute significantly to customer satisfaction and overall business continuity. The main challenges encountered include fluctuations in raw material prices and limited working capital; however, these are managed effectively through cost-control strategies and the utilization of basic financial recording applications. The study concludes that integrating financial and operational management serves as a crucial factor in sustaining and expanding micro enterprises such as BAKCOYY. Usaha mikro dan kecil (UMK) merupakan pilar utama perekonomian nasional dengan kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, banyak UMK menghadapi kendala serius dalam pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional, yang mengancam keberlanjutan usaha mereka. Pelaksanaan PKM ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen keuangan dan operasional dalam menjaga keberlanjutan usaha BAKCOYY, yaitu bisnis kuliner berbasis produk bakso. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi dan dokumentasi kegiatan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik keuangan sederhana seperti pemisahan dana pribadi dan usaha, pencatatan transaksi penjualan, serta pengendalian biaya bahan baku berdampak positif terhadap kestabilan arus kas dan peningkatan laba. Dari sisi operasional, efisiensi produksi, pemilihan bahan baku berkualitas, dan kecepatan layanan turut berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan kelangsungan usaha. Tantangan utama yang dihadapi meliputi fluktuasi harga bahan baku dan keterbatasan modal, namun diatasi dengan strategi pengendalian biaya dan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan sederhana. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara manajemen keuangan dan operasional merupakan faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan serta pengembangan usaha seperti BAKCOYY.
Copyrights © 2026