p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN INOVASI RASA DENGAN DAYA SAING UMKM BAKSO DI DALAM DUNIA KULINER LOKAL Liana Susanto; Kerin Trivena
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37305

Abstract

The local culinary industry represents a business sector with strong growth potential and profitability. In this context, flavor innovation and consumer preferences play a crucial role in shaping competitiveness and long-term sustainability. This article examines the role of flavor innovation and the product differentiation in a culinary enterprise specializing in beef and fish meatballs filled with cheese and offered in unique flavor variations, namely original broth and laksa broth. By aligning the product development with consumer preferences, the business seeks to create added value that distinguishes its offerings in the competitive local culinary industry. Drawing on sales data and consumer feedback, this discussion highlights the relationship between innovative flavor choices and the perceived value of bakso products in the market. The result discussion highlights that continuous flavor innovation, combined with a deep understanding of local consumer preferences, can enhance market appeal and strengthen business positioning. In addition, this article explores various strategies that culinary entrepreneurs can apply to develop flavor innovations and create added value, thereby improving competitiveness and profitability. It is hoped that through this article, both new and existing entrepreneurs in the local culinary industry can adopt innovation-based strategies to meet consumer needs while promoting sustainable business growth. Industri kuliner lokal merupakan sektor usaha yang memiliki potensi pertumbuhan dan profitabilitas yang tinggi. Dalam konteks ini, inovasi rasa dan preferensi konsumen menjadi faktor penting dalam membentuk daya saing serta keberlanjutan usaha. Artikel ini membahas peran inovasi rasa dan diferensiasi produk pada sebuah usaha kuliner yang berfokus pada bakso sapi dan ikan isi keju dengan varian kuah unik, yaitu kuah kaldu original dan kuah laksa. Dengan menyesuaikan pengembangan produk terhadap preferensi konsumen, usaha ini berupaya menciptakan nilai tambah yang mampu membedakan produknya di tengah ketatnya persaingan industri kuliner lokal. Berdasarkan pada data penjualan dan umpan balik konsumen, pembahasan ini menunjukkan adanya hubungan antara inovasi rasa dengan nilai yang dirasakan pada produk bakso di pasar. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa inovasi rasa yang dilakukan secara berkelanjutan, dengan memahami selera dan preferensi konsumen lokal, mampu meningkatkan daya tarik pasar serta memperkuat posisi usaha. Selain itu, artikel ini juga membahas berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha kuliner untuk mengembangkan inovasi rasa dan menciptakan nilai tambah, sehingga dapat meningkatkan daya saing sekaligus profitabilitas. Diharapkan melalui artikel ini, para wirausahawan baru maupun yang sudah berjalan di industri kuliner lokal dapat menerapkan strategi berbasis inovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
PERAN MANAJEMEN KEUANGAN DAN OPERASIONAL DALAM MENDUKUNG KEBELANJUTAN USAHA MIKRO: STUDI KASUS BAKCOYY Josea Adriel; Liana Susanto
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37696

Abstract

Micro and small enterprises (MSEs) are the main pillars of the national economy, contributing significantly to the GDP and job creation. However, many MSEs face serious constraints in financial management and operational efficiency, which threaten their business sustainability. This study aims to analyze the role of financial and operational management in maintaining the sustainability of BAKCOYY, a micro culinary enterprise specializing in meatball-based products. The research employs a qualitative approach using a case study method through direct observation and documentation of business activities. The findings reveal that simple financial practices, such as separating personal and business funds, recording sales transactions, and controlling raw material costs, have a positive impact on cash flow stability and profit improvement. From an operational perspective, production efficiency, the selection of quality raw materials, and service speed contribute significantly to customer satisfaction and overall business continuity. The main challenges encountered include fluctuations in raw material prices and limited working capital; however, these are managed effectively through cost-control strategies and the utilization of basic financial recording applications. The study concludes that integrating financial and operational management serves as a crucial factor in sustaining and expanding micro enterprises such as BAKCOYY. Usaha mikro dan kecil (UMK) merupakan pilar utama perekonomian nasional dengan kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, banyak UMK menghadapi kendala serius dalam pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional, yang mengancam keberlanjutan usaha mereka. Pelaksanaan PKM ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen keuangan dan operasional dalam menjaga keberlanjutan usaha BAKCOYY, yaitu bisnis kuliner berbasis produk bakso. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi dan dokumentasi kegiatan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik keuangan sederhana seperti pemisahan dana pribadi dan usaha, pencatatan transaksi penjualan, serta pengendalian biaya bahan baku berdampak positif terhadap kestabilan arus kas dan peningkatan laba. Dari sisi operasional, efisiensi produksi, pemilihan bahan baku berkualitas, dan kecepatan layanan turut berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan kelangsungan usaha. Tantangan utama yang dihadapi meliputi fluktuasi harga bahan baku dan keterbatasan modal, namun diatasi dengan strategi pengendalian biaya dan penggunaan aplikasi pencatatan keuangan sederhana. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi antara manajemen keuangan dan operasional merupakan faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan serta pengembangan usaha seperti BAKCOYY.