Journal of Accounting and Finance Management (JAFM)
Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2026)

Pengaruh Kompleksitas Struktur Organisasi terhadap Kinerja EBITDA: Analisis Strategi, Tipologi Struktur dan Data Panel pada Perusahaan Manufaktur Bursa Efek Indonesia 2019–2025

Irma Christiana Kurniawan (Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk), Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Tarumanagara, Indonesia)
FX Kurniawan Tjakrawala (Pendidikan Profesi Akuntan (PPAk), Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Tarumanagara, Indonesia)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kompleksitas struktur organisasi terhadap kinerja EBITDA Margin pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2025. Berangkat dari proposisi Chandler (1962) bahwa structure follows strategy, penelitian ini menguji apakah perusahaan yang menyelaraskan struktur organisasi dengan strategi bisnisnya mencapai EBITDA Margin yang lebih tinggi. Kompleksitas struktur dioperasionalkan melalui Skor Tipologi Struktur (STS) ordinal 1–5 yang mengintegrasikan lima dimensi: bentuk hierarki, jumlah segmen operasional, jumlah anak usaha, ukuran dewan direksi, dan tahap siklus hidup organisasi (Greiner, 1972). Seluruh data bersumber dari laporan keuangan audited dan laporan tahunan yang tersedia publik. Penelitian menggunakan empat level analisis: (1) regresi lintas emiten data 2024 (n=5); (2) regresi data panel 2019–2025 (n=35); (3) ANOVA satu arah terhadap 24 emiten dari 8 sub-sektor manufaktur; dan (4) analisis efek tunda terhadap 10 kejadian perubahan struktural historis. Analisis kualitatif per emiten mengkaji keterkaitan antara strategi bisnis dengan tipologi struktur dan pencapaian EBITDA. Hasil: β=4,07 (R²=0,941; p=0,006) pada 2024; panel 2019–2025 β=3,51 (R²=0,851; p<0,001) setelah pengendalian outlier; Spearman ρ=Kendall τ=1,000. ANOVA: η²=0,532; kontribusi inkremental industri setelah STS dikontrol hanya ΔR²=1,1%. Efek tunda T+1 terkonfirmasi pada 8 dari 10 kasus. Temuan penguat muncul pada 2025: LION (STS=1, struktur paling sederhana) mengalami kerugian dengan EBITDA Margin −9,8% saat industri logam tertekan, sementara emiten ber-STS tinggi tetap stabil—membuktikan bahwa struktur sederhana paling rentan terhadap guncangan eksternal karena tidak memiliki penyangga struktural. Analisis per emiten membuktikan bahwa setiap kenaikan EBITDA yang signifikan terjadi setelah perubahan struktur yang selaras dengan perubahan strategi—konsisten dengan proposisi Chandler.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAFM

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) is a peer-reviewed journal published by Dinasti Research, Dinasti Foundation, Indonesia six times a year. JAFM aims to publish articles in the fields of accounting, finance, and management that make a significant contribution to the development of ...