Penelitian ini membahas pengaruh variasi rasio sprocket terhadap akselerasi dan konsumsi energi pada sepeda motor listrik konversi. Permasalahan utama pada kendaraan listrik konversi adalah pemilihan rasio penggerak akhir yang sering belum mempertimbangkan keseimbangan antara torsi roda, kecepatan, dan efisiensi energi. Metode penelitian dilakukan melalui perhitungan torsi roda, gaya traksi, estimasi akselerasi, serta pengujian rancangan pada variasi rasio 2,50; 2,80; 3,10; dan 3,40. Parameter yang diamati meliputi waktu akselerasi 0-30 km/jam, kecepatan maksimum, dan konsumsi energi per kilometer. Hasil rancangan menunjukkan bahwa rasio 3,10 memberikan kompromi terbaik dengan waktu akselerasi 5,8 s dan konsumsi energi 27,6 Wh/km. Rasio yang terlalu besar meningkatkan torsi awal, tetapi menyebabkan konsumsi energi lebih tinggi dan penurunan efisiensi pada kecepatan jelajah. Penelitian ini dapat menjadi dasar awal dalam perancangan sistem transmisi sederhana pada kendaraan listrik ringan.
Copyrights © 2024